Fanfic hancock bulan madu


Aku menjatuhkan tubuh mungil Sakura kedalam pelukanku. Aku mencium lehernya, memegang tangan-nya yang berusaha melepaskan diri dari diriku. Lagipula ini sudah malam, ayo tidur"rengek-ku "Masa segini saja sudah capek Hinata? " "Aduh, aku capek" "Baiklah, ayo tidur"ucap Naruto Aku beranjak ke kasur diikuti Naruto. Sedangkan Sakura dan Hinata berada disebuah ruangan. Dia belum juga melamarku"gerutu Ino Sakura terkikik PARA MEMPELAI WANITA MEMASUKI HALL !! Ayo Hinata" ~END AUTHOR POV~ ~HINATA POV~ Aku segera melepas tudung putih yang menutupi wajah putihnya. Ia menghapus make-up yang masih menempel di wajahnya dengan cleanser. (Author gak bisa nulisnya, bayangin sendiri ya chingudeul) ~END HINATA POV~ ~SAKURA POV~ Sakura membawa piringnya lalu duduk di sebelah Hinata. "tanya Sakura Pipi Hinata bersemu merah "Naruto-kun tidak memberiku tempat sedikit-pun. Aku masih belum siap untuk ini."gumam Sasuke Sakura memeluknya, "Tak apa" »FLASHBACK OFF« ~END SAKURA POV~ ~HINATA POV~ "Sakura-chan, kau mau bulan madu dimana? Kan negara itu tak kalah bagusnya dari Jeju dan Paris"usulku "Boleh juga" ~END NARUTO POV~ ~SASUKE POV~ rrrr rrrr Getar ponselku menggelitik di saku celanaku. "Huaahhhh, akhirnya sampai juga"ucap Sakura dan Hinata bersamaan Setelah sampai, mereka langsung berkeliling Venezia.

Fanfic hancock bulan madu Free sex chat in any country without registration

Sesaat pria tersebut melirik wanita yang duduk di sofa. Kalian berdua"ucap Tsunade sambil melihat Naruto dan Sakura bergantian "tinggallah di mansion Uchiha. Ayo sama aku"ucap Ino menawariku Segera Ino memacu sepedanya menuju rumah Sakura. Tanggal 4 Januari dilingkari dengan spidol warna merah muda berbentuk hati. Sasuke sendiri kebingungan melihat Sakura histeris. Sasuke melihat Sakura keluar dengan dress one shoulder dan lengan panjang disatu sisi yang tertutup. Padahal angin sore itu makin gigih meniupkan udaranya. Karena terlalu senang, Sakura terpeleset dan menimpa Sasuke. Sakura menutup mulutnya, ia tidak percaya Sasuke melakukan ini padanya. Walau tak terlalu romantis, ia tahu Sasuke melakukannya dengan sungguh hati.

Aku tau Sasuke bahwa kau tidak ingin orang yang tidak kau kenal mengawasimu. ~END HINATA POV~ ~AUTHOR POV~ Ting Tong~ Ting Tong~ Pencet Ino tidak sabaran. Kupingku hampir saja tuli."jawab Hinata sambil meniup telinganya Sakura dan Ino hanya mengangguk. Jangan dibiarin di ruang tamu donk"ucap Neji dingin "Maaf Neji. Rambut pink dan mata emerlard Sakura menambah manis dan cantiknya Sakura malam itu. "tanya Sakura saat ia masuk kedalam mobil "....." Sakura sudah biasa diperlakukan seperti itu dengan Sasuke. "tanya Sasuke keheranan Sasuke mengecup lagi bibir Sakura. Sakura mengangguk "Hmm, kita lanjutkan nanti saja."ucap Sasuke;"Ayo ikut aku" Sasuke berdiri dan menarik pelan tangan Sakura. Kini tubuh Sakura menindih Sasuke di lapisan es dingin tersebut. Pipi Sasuke memerah, ia tak tahu ide ini bakal berhasil.

Ia menelan kembali ludahnya melihat Sakura mendekat. Sakura hanya bisa berpaling menghindari tatapan maut Sasuke.

"Its now or never" ~END SASUKE POV~ ~AUTHOR POV~ Sasuke berjalan mendekati Sakura. Seringai iblisnya yang mungkin dipelajari dari Kyuhyun mulai menghipnotis Sakura. "tanya Sakura gelagapan Sasuke makin mendekatkan wajahnya ke wajah Sakura.

Sakura bangun dalam lamunan-nya "Sasuke-kun , a-ap-a yang ma..u kau laku...kan?

  • italiadating com
    Reply

    Our girls are not only very sexual and open minded, they are just great people to talk to in general.

  • Free live sex chat cam hut
    Reply

    You may also like “How To Ask Someone Out in French“.

  • Free no registration talking to hot waman
    Reply

    A child who is being sexually abused may care for their abuser and worry about getting them into trouble.

  • Free sex chat with teachers
    Reply

    The term “impression management” aptly describes this strategy "to convey an impression to others which it is in his interests to convey" (Goffman, 1959, p. In real-life situations, these impression management behaviors (Goffman, 1959; see also Leary & Kowalski, 1990; Mummendey, 2006; Schlenker, 2003) consist of intentional verbal communication (speech, written texts) as well as of possibly unintentional nonverbal expressions. Journal of Computer-Mediated Communication, 13, 531–549.